Add to Technorati Favorites   Personal Blogs   Top Blogs   Blog directory   Blogs Topsites - TOP.ORG   Personal blogs & blog posts   kehidupan, hidup   Personal Blogs - BlogCatalog Blog Directory

21 Januari, 2009

Kiamat, 2012 . . . ??

Dua hari yang lalu, dalam perbincangan santai keluarga yang memang cukup sering kami lakukan, anak sulung saya yang masih duduk di kelas tiga SD (umurnya 8 tahun) menanyakan beberapa hal yang agak berbeda dari biasanya. Pertama dia bertanya mengenai surga dan neraka, dan kemana manusia setelah kehidupan berakhir. Saya mencoba menjawabnya dalam perspektif spiritual yang sepadan dengan umurnya agar cukup dapat dimengerti. Setelah itu, dia bertanya tentang matahari, inti pertanyaannya adalah bagaimana manusia bisa sampai ke matahari. Saya jawab lagi bahwa dengan teknologi yang dimiliki sekarang, tidak mungkin untuk mencapai matahari karena kendala jarak dan panas matahari, dimana permukaannya saja mempunyai tingkat kepanasan sekitar 6000 derajat celcius. Dia bertanya lagi, mengenai kemungkinan menerobos ke dalam bumi, apa yang terjadi kalau banyak meteor jatuh ke bumi, dan hal-hal sekitar itu. Dalam hati saya mulai curiga, apa sebenarnya yang sedang dia pikirkan?

Obrolan berkembang terus, sampai suatu saat dia menyebutkan angka 2012 !

Saya mulai merasa jelas kemana arah pembicaraannya, dan saya tanyakan apa yang dia tahu mengenai tahun 2012 ? Usut punya usut, ternyata antara teman-teman sebaya di sekolahnya, entah dimulai dari siapa, berkembang cerita mengenai akhir kehidupan, yaitu kiamat pada tahun 2012, dimana banyak meteor akan jatuh dan memporak-porandakan bumi (busyeet . . ., for parrents who have kids, please be aware about this !! ). Dan yang lebih menarik lagi, ternyata dia sedang memikirkan bagaimana caranya agar bisa menghindar / selamat dari bencana itu (What an amazing innovative thinking of 8 years old kid ! ).

Tidak terasa, sambil mengobrol pikiran saya mulai mengembara dan teringat kembali perbincangan yang cukup marak di internet beberapa saat lalu, yaitu mengenai tahun 2012. Topiknya mengenai kalender suku Maya di benua Amerika yang mencakup sekitar 5000 tahun penanggalan, dan konon, bila kalender tersebut dikonversi ke kalender masehi, tanggal akhir kalender suku Maya akan jatuh pada tanggal 21 Desember 2012, setelah itu . . . blank! Kemudian juga ucapan Mama Loren bahwa pandangan mata gaibnya hanya bisa menembus sampai tahun 2012, setelah itu tertutup oleh semacam tirai/kelambu. Beredar pula isyu tengah dikerjakannya mega proyek pembuatan bunker raksasa di negara Amerika entah untuk tujuan apa. Ditarik ke perbincangan prasejarah, muncul pembicaraan mengenai siklus kehidupan bumi, bahwa kalender Maya menggambarkan rentetan peradaban manusia untuk siklus 5000 tahun yang sekarang, dan sebelumnya pernah ada siklus-siklus kehidupan, diantaranya mengenai benua Atlantis dan Lemura sekitar tahun 11 ribu SM. Menurut “legenda” tersebut, pada setiap siklusnya manusia memulai dengan peradaban yang sangat sederhana, berkembang menjadi manusia dengan peradaban super, kemudian pada akhir siklus sebagian terbesar dimusnahkan dan hanya tersisa segelintir orang yang akan memulai siklus baru dengan peradaban baru yang dimulai dari nol lagi. Untuk siklus yang sekarang, (konon) sebuah planet X-Nibiru yang jauh lebih besar dari bumi telah nyantol di peredaran planet-planet tatasurya kita dengan lintasan yang berbeda dengan planet lainnya, dan pada tahun 2012 planet tersebut akan berpapasan sangat dekat dengan bumi (atau menabrak bumi ? ), sehingga menimbulkan efek yang tidak dapat dibayangkan. Intinya, pada tahun 2012 mungkin akan terjadi sesuatu, entah itu berupa bencana dashyat, perubahan dimensi kehidupan dengan ditemukannya mesin waktu, UFO, atau the end of the world.

Terlalu pelik untuk dibayangkan! Permenungan saya sampai pada titik pertanyaan, bila memang pada tahun 2012 (atau tahun-tahun selanjutnya) manusia termasuk saya musnah / mati, atau bila itu tidak terjadi pun, toh memang tidak dapat dihindari suatu saat entah kapan kita harus mati, so apa yang telah saya lakukan selama ini dan apa yang sebaiknya saya lakukan (anggap bahwa hanya tersisa 3 tahun lagi buat kita)?

Karena saya termasuk orang yang “mencintai” hidup, yang pertama terbayang adalah bagaimana saya dapat memanfaatkan sisa waktu dengan sebaik-baiknya. Bekerja dan berpikir terlalu keras menjadi tidak berarti lagi, dan kehidupan harus diisi dengan aneka cara untuk menjadikannya lebih berarti. Earning money for long term goal is nothing, the question now is how to earn money and then find valuable way to spend that money.

Hal kedua yang terbayang adalah keluarga. Saya sangat mencintai istri dan anak-anak. Membayangkan waktu kami sudah tidak banyak, alangkah baiknya bila saya lebih banyak lagi meluangkan waktu dan kasih bagi mereka, memberi kesenangan kepada mereka, dan menuntun mereka agar “siap” menghadapi kiamat, baik kiamat besar (end of the world) maupun kiamat kecil (kematian). Sekarang pula waktunya untuk berbagi dengan orang tua, sanak famili, dan teman-teman terdekat, agar kami menjadi lebih berarti satu sama lain.

Yang ketiga, karena saya adalah manusia yang penuh dengan kesalahan, saya harus menyiapkan diri dari sekarang menyambut saat waktu itu tiba. Berbuat kebaikan adalah salah satu caranya, sebagai penyeimbang kesalahan yang telah dan akan terus dilakukan. Saya harus, mau tidak mau, menyiapkan diri untuk kematian itu sendiri. Mungkinkah ??

Pengembaraan berhenti ketika terdengar lagi suara anak saya, “Papa, aku takut kalau aku mati, aku kan masih kecil . . . !”
Saya tersenyum, dan berkata kepadanya bahwa isyu tersebut tidak betul, karena tidak ada seorang manusia pun yang tahu kapan kiamat akan tiba.
“Yang penting, dekatlah dengan Tuhan, maka kamu akan tentram. Selebihnya, tidak perlu dipikirkan, karena tidak bermanfaat!”
Ya, memang tidak ada seorang pun yang tahu. Yang pasti, saya pun terus berencana dan berpikir untuk bahkan sampai sepuluh tahun kedepan, dan roda
kehidupan saya tidak akan berhenti karena isyu-isyu apapun juga.

Seperti kata seorang bijak, “beribadah lah seakan-akan hidupmu tinggal sehari lagi, namun berusaha lah seakan-akan engkau akan hidup seribu tahun lagi”.



5 comments:

dwi 30 April, 2009 16:25  

Assalamu'alaikum wr. wb.
Anda sangat bijaksana dalam menanggapi permasalahan itu dan saya sepakat.
"pikirkan tentang bagaimana dekat dengan Tuhan". Dunia ini kosong, kosong tetapi isi. banyak orang hanyut dalam kekosongan dunia, termasuk saya dikehidupan dulu, sebelum memahami rahasia kehidupan. Akan lebih baik bila kita mampu menempatkan diri dalam isi dari kekosongan itu. Tidak diciptakan satupun makhluk melainkan hanya untuk menyembah dan berbakti kepada Allah swt. www.geocities.com/aurakeris dwi

Kang Dab 05 Mei, 2009 13:26  

Lebih seru lagi kalau liat film "knowing" nya nicolas cage.
Saya menyukai spesial efeknya dalam film itu. Tapi cerita film yang berdasarkan "ramalan" itu yang membuat saya tidak begitu suka.
Menurut saya, tidak ada yang bisa meramalkan kapan adanya kiamat.
Kalender maya sekalipun. Bahkan beberapa ahli mempertanyaakan dasar penyusunan kalender tersebut. Dan setelah saya seaching di internet, ada beberapa ulasan yang mengatakan bahwa pada tahun 2012 memang kalender maya akan berakhir, tapi berakhir disini bukan akhir dari dunia, tapi akhir dari kalender tersebut. Sehingga harus di reset dari awal lagi.
Sistem penanggalan tahun yang menggunakan 2 digit (tahun 1987 disingkat menjadi tahun 87) juga pernah melakukannya. Setelah tahun 99, tahun berapa? Ya tentu harus kembali di reset menjadi tahun 00. Kalau tidak mau sistemnya kacau ya harus diganti menjadi tahun dengan sistem 4 digit. Gitu.

riki 03 September, 2009 11:35  

assalamualaikum wr.wb
saya hanya bisa menyerahkan semuanya pada alloh swt karena allohlah yang bisa membuat sesuatu menjadi mungkin tahun 2012 jangan terlalu di pikirkan karena jika terlalu di pikirkan bisa berakibat musyrik ^_^ jadi saya hanya menyarankan berdoa saja kepada alloh soal mama lauren mungkin 2012 dia mati hehehehehe... tapi itu jga wallohualam, manusia tdak bisa menentukan hidup mati jodoh kiamat semua itu di tangan alloh orang sehebat dan sepintar apapun tidak akan bisa melawan kehendak alloh nabi sekalipun ^_^ saya hanya menyarankan pertebal iman kepada alloh yang mana bisa menguatkan hati kita ya itu hanya saran saya moga2 hati bapak bisa tenang.
Bukannya saya lancang kepada yg lebih tua maaf saya baru kelas 2 smk di salah satu sekolah di bandung memang di sana sering membahas soal 2012. semoga bisa menenangkan hati bapak terima kasih assalamualaikum wr.wb

Kang Dab 07 September, 2009 23:22  

Alahmdulillah tidak ada yang merasa dilancangi :)
Mari saling mengingatkan untuk tidak berbuat kesyirikan.
Semoga kita termasuk hamba-hamba Nya yang beruntung di dunia dan akhirat.
Oh ya, selamat menunaikan ibadah puasa. Semoga kita diberi kemudahan untuk beribadah secara maksimal di bulan Romadhon ini. Dan semoga Alloh memberi kita kesempatan untuk bertemu dengan Romadhon yang akan datang.

Anonim,  14 Desember, 2012 15:19  

Semoga kiamat 2012 tdk akan terjadi! AMIN...

Posting Komentar

  © Blogger template AutumnFall by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP