Add to Technorati Favorites   Personal Blogs   Top Blogs   Blog directory   Blogs Topsites - TOP.ORG   Personal blogs & blog posts   kehidupan, hidup   Personal Blogs - BlogCatalog Blog Directory

09 Februari, 2009

Kepingin Cepat Kaya . . . ?

kehidupan

Kalau ada orang yang bertanya kepada kita, “apa kamu pengen CEPAT kaya ?”, saya yakin bahwa sebagian dari kita akan menjawab YA ! Orang yang menjawab TIDAK mungkin termasuk golongan orang-orang yang memang sudah kaya, merasa kaya, tidak memiliki perencanaan keuangan pribadi dalam profesi hidupnya (misi hidupnya adalah kerja sosial), atau orang yang tidak yakin dengan pertanyaan itu sendiri. Nggak bisa kita pungkiri bahwa setiap orang yang sudah mulai berpikir tentang uang, secara alamiah menginginkan dirinya menjadi kaya. Pertanyaan lainnya yang sangat alami adalah, bagaimana caranya menjadi kaya dan seberapa cepat buat menjadi kaya ?

Oke, bila sobat termasuk salah seorang yang menjawab YA untuk pertanyaan diatas, ada dua saran yang saya anjurkan.

Pertama, rajin-rajin deh pasang undian berhadiah, siapa tahu sobat mendapatkan grand prize 5 milyar dan langsung menjadi orang kaya.

Atau, saran kedua yang lebih ekstrim lagi, merampok sebuah bank dan kalau nggak tertangkap sobat akan langsung memiliki banyak uang !

Sarannya ngaco ahh . . . !!

Memang, itulah jawaban gila saya untuk orang yang terobsesi kaya mendadak, ha ha ha . . .

Saya sendiri termasuk orang yang tidak yakin dengan isi pertanyaan tersebut. Menurut saya, tidak ada seorang pun yang dapat cepat kaya melalui cara yang natural. Setiap orang harus berjuang untuk menjadi kaya, dan dalam perjuangan tersebut dibutuhkan waktu serta usaha. Oleh karenanya, saya lebih tertarik untuk menjawab pertanyaan lainnya yaitu bagaimana caranya menjadi kaya.

Robert T. Kiyosaki dalam bukunya yang terkenal The Cashflow Quadrant menyarankan agar orang berpindah dari kuadran karyawan dan profesional ke kuadran investor dan pengusaha untuk mencapai kebebasan finansial secara lebih cepat. Sampai tingkat tertentu, saya setuju dengan pendapatnya; namun kenyataannya sebagian besar orang tidak memiliki persepsi yang sama satu dengan yang lain mengenai arti kata “kaya”. Karenanya, mulai dari paragraf selanjutnya, kata “kaya” akan saya ganti dengan “kebebasan finansial”. Saya coba gambarkan secara cukup ekstrim, ada orang yang sudah merasa cukup kaya bila mempunyai uang sebesar 100 juta di tabungannya, tapi ada pula orang yang belum merasa kaya walaupun memiliki deposito sebesar 10 milyar.

Hal lainnya adalah semua orang memiliki minat yang berbeda-beda, dan minat tersebut menuntun orang untuk memasuki kuadran yang lebih memungkinkan bagi dirinya. Contohnya, orang yang terbiasa (dan menyenangi) aktivitas sehari-hari yang keras, akan lebih condong menjadi seorang profesional atau karyawan dibandingkan menjadi seorang pengusaha yang lebih banyak melakukan aktifitas lobbying dan controlling. Karenanya saya berpendapat bahwa setiap orang dapat mencapai kebebasan finansial tanpa memandang di kuadran mana dia berada.

Dalam kehidupan sehari-hari, saya mencoba untuk menerapkan beberapa langkah di bawah ini untuk mencapai impian kebebebasan finansial saya ;

Langkah pertama, saya mencoba menemukan arti kebebasan finansial bagi diri saya, dan berapa lama target waktu yang saya butuhkan untuk mencapainya ! Semuanya saya jabarkan secara kuantitatif, dan saya bandingkan dengan kebutuhan hidup saya sesuai gaya hidup saya sekarang. Sebagai contoh, misalnya arti kebebasan finansial bagi saya adalah memiliki income (active income dan passive income) bulanan sebesar dua kali dari kebutuhan bulanan saya, memiliki harta likuid dalam bentuk tabungan, deposito, atau lainnya yang menjamin kebutuhan bulanan saya selama dua tahun, dan saya menentukan target waktu 5 tahun untuk mencapai hal itu. Selain itu, saya juga menargetkan untuk memiliki tabungan sebesar jumlah tertentu sebagai jaminan masa pensiun, dengan target waktu usia pensiun saya untuk.

Langkah kedua, setelah memiliki beberapa target, saya bertanya kepada diri sendiri apakah penghasilan rutin saya pada saat ini memungkinkan untuk mencapai target tersebut? Ketika jawabannya adalah TIDAK, artinya saya harus berusaha untuk membuatnya menjadi YA. Caranya sangat bervariasi, mulai dari memikirkan penghasilan tambahan, mencari pekerjaan dengan penghasilan yang lebih besar, atau berpindah kuadran baik secara langsung maupun bertahap. Yang penting, saya berusaha memastikan bahwa saya memiliki penghasilan yang memungkinkan untuk mencapai target tersebut.

Langkah ketiga, yang biasanya saya lakukan bersamaan dengan langkah kedua, adalah membuat anggaran / perencanaan keuangan bulanan. Saya menjabarkan secara kuantitatif penghasilan bulanan dan pengeluaran bulanan saya, dengan target jumlah uang tertentu yang bisa saya sisihkan setiap bulan. Langkah tersebut cukup berhasil menuntun saya untuk menjadi fokus kepada tujuan utama, dan memungkinkan saya untuk membuat target-target jangka pendek (biasanya target tahunan) sebagai “target jangkar” tanpa kehilangan fokus untuk mencapai kebebasan finansial sebagai target utama.

Langkah keempat yang saya pikir tidak kalah penting, adalah melakukan review secara berkala terhadap ketiga langkah pertama, yaitu target akhir, usaha yang telah di lakukan dalam proses menuju pencapaian target, dan anggaran bulanan. Langkah ini sangat membantu saya agar semakin terfokus dalam usaha-usaha untuk mengembangkan penghasilan rutin, menganalisa pencapaian “target antara”, serta memungkinkan saya untuk merevisi / melakukan penyesuaian target akhir sesuai dengan perkembangan jumlah penghasilan, perubahan atau penambahan preferensi, dan jumlah waktu yang tersisa untuk mencapai target akhir. Penyesuaian ini akan menjadi sangat penting karena diatas segalanya, pada akhirnya saya harus memiliki target yang cukup realistis untuk dicapai. Saya tidak ingin saya menjadi stres karena memiliki sebuah target yang tidak realistis !

Terus terang, diperlukan disiplin yang cukup tinggi buat menjalankan keempat langkah diatas secara benar, dan saya pun seringkali tanpa sadar keluar rel dan pas merenung baru kelihatan sudah keluar dari jalur, dan cepetan dehh balik lagi ke rel.

Anyway, mudah-mudahan dengan cara ini, saya dapat mencapai tujuan finansial saya sesuai dengan target yang saya tentukan sendiri, dan menjalani prosesnya dengan hati senang.

Ada saran dari para rekan ?


2 comments:

omiyan 11 Februari, 2009 11:14  

hhmm yang penting ikhtiar dan jangan terlalu bermimpi untuk cepet kaya heheheh

linknya dah ok mas disaya juga

Posting Komentar

  © Blogger template AutumnFall by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP