Add to Technorati Favorites   Personal Blogs   Top Blogs   Blog directory   Blogs Topsites - TOP.ORG   Personal blogs & blog posts   kehidupan, hidup   Personal Blogs - BlogCatalog Blog Directory

11 Februari, 2009

Jurus-jurus Anti Krisis

kehidupan

Setiap pagi pas masuk kantor, biasanya saya baca koran dulu sebelum mengerjakan aktivitas lainnya. Selain buat penyegaran, juga supaya up to date sama berita-berita terbaru, terutama di Indonesia. Selama tiga bulan terakhir ini, ada topik yang setiap hari muncul di koran, yaitu topik yang berhubungan dengan krisis ekonomi dunia dan akibat-akibatnya.

Coba bayangkan, perusahaan keuangan besar di dunia kayak AIG sama Citibank pun tidak luput dari krisis ini dan sangat kewalahan, belum lagi perusahaan-perusahaan otomotif Amerika yang pusing nunggu bail out. Karena mendunia, Indonesia pun kena getahnya. Ribuan pekerja tekstil dan industri lain resah takut kena PHK karena perusahaan tempat mereka bekerja kesulitan keuangan. Jadi pengusaha pusing, jadi karyawan lebih pusing lagi, jadi investor saham buntung, dan kehidupan semua orang jadi pusing juga ! Hasil ngerumpi sama beberapa teman, walaupun belum tentu valid, ternyata gara-gara krisis ini jumlah rata-rata pengunjung mall berkurang sampai sekitar 40% !!

Saya punya pandangan, bahwa krisis kali ini dampaknya bakal cukup panjang dan “menggigit” buat masyarakat kita, karena ketergantungan ekonomi yang tinggi sama Amrik, baik secara langsung maupun nggak langsung (terutama lewat Jepang yang merupakan negara tujuan ekspor terbesar Indonesia), dan akan semakin banyak perusahaan yang “jebol” serta maraknya PHK.

Pikir punya pikir, gimana ya caranya supaya nggak kena
“skak-mat” di jaman krisis ini?

Selain cadangan keuangan yang cukup, yaitu likuiditas yang sehat buat pengusaha dan tabungan yang cukup buat karyawan, menurut saya ada faktor-faktor pribadi yang sangat menunjang kita untuk bertahan menghadapi krisis ini, serta berpengaruh terhadap kinerja kita secara umum, yaitu cara kita berkarya.

Setengah mengkhayal, saya coba mengidentifikasikan orang-orang yang punya kelebihan tersebut, hasilnya ada tiga kelompok orang ;

Pertama, orang yang berkarya dengan hati

Orang-orang ini adalah mereka yang menekuni profesi kerja atau jurusan yang memang mereka cintai. Bagi mereka, apa yang dikerjakan tidak pernah menjadi beban, karena mereka melakukan hal yang memang mereka sukai dan bagi mereka pekerjaan bukan lah suatu proses untuk mencapai tujuan, namun sudah merupakan tujuan itu sendiri. Kalau orang sudah berkarya dengan hati, mereka memiliki nilai tambah yang bersifat super, yaitu kemampuan kreasi dan inovasi yang nggak bakal habis-habis, dalam segala keadaan termasuk saat krisis.

Bagi pengusaha, kebanyakan yang termasuk golongan ini adalah pengusaha yang merintis bisnisnya dari nol. Biasanya, orang yang pertama kali merintis bisnis akan memilih bidang yang mereka sukai. Karenanya, usahanya berkembang dalam kecintaan terhadap jenis bisnis mereka, sehingga seluruh seluk-beluk di bidang mereka sudah mereka kuasai, dan nggak susah buat cari cara buat bertahan bahkan pada saat krisis.

Profesi lain yang banyak menghasilkan orang jenis ini adalah bidang seni. Seorang pelukis, penyanyi, penulis, dan seniman lainnya biasanya memilih profesi ini lebih karena kecintaan mereka daripada penghasilan semata. Bidang seni juga biasanya tidak terlalu bersifat komersil sehingga efek krisis relatif tidak besar.

Bagian terbesar karyawan kantor dan buruh pabrik bukan termasuk jenis orang ini, karena biasanya motivasi utama mereka dalam bekerja adalah mencari penghasilan. Namun, banyak juga pekerja yang memang sejak awal memilih perusahaan dan bidang yang mereka sukai, atau dalam perkembangan karirnya menjadi terlanjur mencintai bidang pekerjaan mereka. Karyawan yang bekerja dengan hati akan menganggap pekerjaan sebagai permainan, sehingga prestasi kerja mereka menonjol dibandingkan karyawan lain. So, kalau perusahaan terpaksa mem-PHK karyawan, mereka adalah orang-orang terakhir yang masuk ke dalam list.

Kedua, orang yang berkarya dengan responsibiliti

Golongan kedua ini mungkin tidak terlalu menyukai bidang pekerjaan mereka, namun mereka selalu dalam keadaan sadar bahwa mereka bekerja atau berbisnis karena mereka memiliki responsibiliti.

Bagi yang sudah memiliki tanggungan (istri dan anak)dalam kehidupannya, mereka sadar bahwa orang-orang tercinta mempunyai kebutuhan ekonomi, dan kebutuhan itu terpenuhi karena mereka “dibayar” oleh perusahaan atau bisnis mereka. Karenanya, mereka akan berusaha bekerja sebaik mungkin agar perusahaan membayar lebih besar lagi atau bisnisnya menghasilkan keuntungan yang lebih tinggi. Keluarga merupakan sumber motivasi terbesar yang dapat menghasilkan responsibiliti dalam berkarya.

Secara umum, responsibiliti juga bisa berasal dari cita-cita / impian. Orang-orang yang memiliki impian dalam hidupnya, akan berusaha berkarya sebaik mungkin agar dapat menggapai impian mereka.

Orang-orang golongan ini biasanya termasuk orang yang ulet, sehingga dalam situasi sulit seperti krisis pada saat ini, cukup besar kemungkinan mereka menemukan jalan keluar berkat keuletan mereka.

Ketiga, orang yang berkarya dengan empati

Orang-orang ini mungkin tidak terlalu menyukai bidang kerja / usaha mereka, namun mereka memiliki perspektif sosial yang positif, senang bergaul, dan penuh tenggang rasa dalam bekerja atau berbisnis.

Pebisnis yang senang bergaul secara alamiah akan mengakibatkan luasnya jaringan bisnis mereka, dan banyak dari jaringan tersebut yang bukan berhulu dari suatu transaksi bisnis, melainkan dari hubungan pertemanan semata. Dalam keadaan sulit, luasnya jaringan yang tidak berakar dari bisnis akan banyak menolong dan menyelamatkan mereka dari kesulitan.

Seorang pekerja yang menyukai sosialisasi dan pandai bergaul, biasanya mendapatkan kemajuan karir yang cukup berarti walaupun prestasi kerja mereka tidak istimewa. Hal ini disebabkan oleh banyaknya orang yang menyukai mereka, termasuk para atasan. Menurut saya, mereka akan berada dalam urutan buncit pada daftar PHK karyawan. Satu lagi kelebihan mereka, biasanya mereka memiliki banyak teman di dalam dan di luar perusahaan, sehingga informasi lowongan kerja baru lebih mudah mereka dapatkan jika toh mereka harus di PHK dari tempat mereka bekerja. (*)

Cara seseorang berkarya bisa mencakup lebih dari satu tipe. Contohnya, orang yang berkarya dengan hati, secara otomatis akan bekerja dengan penuh responsibiliti. Ada juga orang yang memiliki responsibiliti tinggi dan pandai bergaul. Demikian kombinasi-kombinasi itu bisa dimiliki oleh satu orang yang sama.

Ha ha, proses identifikasi selesai !
----------------------------------------------------------------------

Saya kembali lagi ke alam nyata, lalu mikir, kira-kira saya termasuk salah satu dari ketiga golongan orang itu nggak ya . . . ?

Jawabannya, saya sendiri kurang jelas, tanyakan saja pada rumput yang bergoyang. Yang pasti, saat ini saya ingat lagi sama satu lagu lawas yang diputar waktu mengikuti salah satu seminar motivasi beberapa waktu yang lalu, what a nice song !


"If Tomorrow Never Comes" - by Ronan Keating

Sometimes late at night
I lie awake and watch her sleeping
She's lost in peaceful dreams
So I turn out the lights and lay there in the dark
And the thought crosses my mind
If I never wake up in the morning
Would she ever doubt the way I feel
About her in my heart

If tomorrow never comes
Will she know how much I loved her
Did I try in every way to show her every day
That she's my only one
And if my time on earth were through
And she must face this world without me
Is the love I give her in the past
Gonna be enough to last
If tomorrow never comes

'Cause I've lost loved ones in my life
Who never knew how much I loved them
Now I live with the regret
That my true feelings for them never were revealed
So I made a promise to myself
To say each day how much she means to me
And avoid that circumstance
Where there's no second chance to tell her how I feel

If tomorrow never comes
Will she know how much I loved her
Did I try in every way to show her every day
That she's my only one
And if my time on earth were through
And she must face this world without me
Is the love I give her in the past
Gonna be enough to last
If tomorrow never comes

So tell that someone that you love
Just what you're thinking of
If tomorrow never comes


2 comments:

Rian Xavier 11 Februari, 2009 20:44  

bagus postingannya. Salam kenal.

Artha 12 Februari, 2009 11:18  

pengelompokan yang unik dan menarik untuk dicermati. dan sepertinya memang seperti itu adanya

Posting Komentar

  © Blogger template AutumnFall by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP